Sabtu, 10 Oktober 2009
Sabtu, 05 September 2009
Es pleret
Biasanya ketika waktu istirahat makan siang, saya dan temen-temen kantor biasanya makan barang di depot unyil, karena selain deket masakannya enak, meski harus sedikit antri dengan ibu-ibu ganjen yang gak mau disela hehe..tapi kemarin siang saya dan teman saya makan siangnya di rahayu, depot langganan para pekerja perkasa like cooley (kuli), so fear (sopir..maksa banget yang ini ) dan liya-liyane..kan gengsi juga, masa bawa pick up butut makan siangnya di depot unyil?tul gak?hehe..biarin gengsi, daripada geng motor kan hehe..bercanda ah, masa makan aja pake gengsi!. Bener aja, emang di rahayu ini porsinya buanyak banget..tapi saya habis kok, kan perut saya kecil, panjang, lentur dan tumpul..apa coba?hahahaha. Sehabis maem saya teringat dulu ketika pernah SMP saya selalu melewati jalanan depan depot ini, dan pulang sekolah selalu beli es pleret, akhirnya pulang dari depot rahayu beli es pleret..dan ternyata penjualnya tetep bow..tetep jelek hahaha, gak lah..orangnya udah semakin tua tapi tetap setia jualan es pleret. Es pleret sih pada dasarnya sama aja dengan es-es yang lain, mungkin yang membedakannya adalah isinya..es ini isinya adalah bola-bola putih berongga yang terbuat dari tepung beras dan dibentuk sedemikian rupa sehingga mirip bola yang penyot, yang kemudian dicampur dengan santan, juruh merah muda beda dan berbahaya dan es batu..jadilah es pleret, oiya dink..bola-bola-nya tadi lah yang dinamakan pleret..tau siapa yang menyebut pertama kali, dan kalian tau apa tujuan pleret-pleret tadi dibuat berongga?agar ketika kita santap pleretnya juruh (pemanis) nya otomatis akan “moncrot”, disitulah “sensasi”nya..karena rasa pleretnya juga biasa aja..tapi ketika moncrot..uhhhh..ahhh..srrrttt…enaaaakkk hehe. Salah satu minuman tradisional ini kayaknya udah hampir punah deh, diterjang hadirnya makanan dan minuman franchise yang lebih invoativ, praktis dan gak gratis di Blitar, kalo gak salah penjual es pleret cuma tinggal 3 atau 4 doank, di kebun rakyat, di jalan lawu dan yang 2 bergerilya di jalan-jalan kota blitar..itu yang saya tahu, sebenarnya juga salah satu makanan khas Blitar..tapi sedikit terlupakan, mungki karena gak gaul ya?hehe. Sebenarnya saya pengen foto penjualnya..tapi sayangnya bapak penjualnya lagi bete kayaknya..kumisnya gak simetris dan wajahnya kurang meriah loh jinawi..akhirnya saya mengurungkan niat buruk saya mengambil gambarnya diam-diam-put!Bagi yang baru ke Blitar silahkan mencoba..saya traktir, karena harganya murah dan dijamin nambah (nambah bayar dewe le! ).viva la pleret ice hehehehe..
Kamis, 09 Juli 2009
Bakul "Ethek"
Sayur..sayur..begitulah kira-kira celotehan penjual sayur yang hampir tiap pagi saya denger ketika saya lagi nyapu lantai teras, kalo di jawa timur-an penjual sayur gitu diberi gelar “bakul ethek” hehe, yang dulu didominasi kaum hawa sih..tapi sekarang penjual yang cowo juga banyak, malah rumpian dan cengkrama-nya gak kalah sama yang cewe lho hihi, bagaimana cara dia menawarkan, menangkis tawaran harga dari para ibu-ibu yang kadang keterlaluan dan caranya berteriak menawarkan sayur tu khas banget. Mungkin bagi sebagian orang profesi kaya gini tu memalukan ya, gengsi coy..tapi ketika saya sempat ngobrol dengan bakul ethek yang hampir tiap hari nongkrong di depan rumah tu..dia adalah sarjana dari sebuah perguruan tinggi swasta di Surabaya yang lumayan terkenal, sebut saja nama penjual sayur Michael (yang jelas ini nama samaran..hahaha), dia sedikit bercerita..hampir sekitar 5 tahun menjadi pengangguran setelah lulus dari “neraka” kampus hehe, pertama menekuni profesi bakul ethek itu pun dia juga gengsi, butuh waktu yang lama buat menepis itu. Tapi sekarang sudah tiada lagi gengsi di benak dia, karena rata-rata penghasilan dia adalah 50 ribu bersih..lumayan kan?ya mungkin jumlah ini gak ada apa-apa-nya buat kalian yang sukanya menghabiskan uang, beli-beli-konsum-sampe mati haha, oya jangan lupa..dia yang saya maksud tadi tu Michael lho hihi. Sekarangpun dia sudah punya motor sendiri, keren kan?jangan dilihat dari profesi-nya..lihat bagaimana dia bisa mengembangkan self employment-nya, kemandiriannya menjadi sebuah etos kerja baru yang mungkin malah jarang dimiliki oleh pengusaha-pengusaha-muda yang bisanya menerima warisan dari orang tua-nya haha..karena orang-orang seperti itu hanya berorientasi pada “hasil” bukan “proses” hehe!. Profesi ini lebih keren dari PNS yang hanya “buruh” dari pemerintah hehe, harusnya memang etos yang seperti ini dilestarikan, jadi sedikit demi sedikit kemiskinan bisa dikurang, yah..karena Indonesia adalah salah satu Negara yang mengalami 2 kemiskina sekaligus, kemiskinan kultural dan structural, terlalu sudah ditubah..jadi mari bersama bakul ethek kita sedikit sadar dan berubah. Ini saya kasih sedikit ringtone dan soundtrack bakul ethek yang biasa jualan di depan rumah saya “sawi sakunting piro?”, “trasi loro yo le?”, “lombok sewu ae yo le?” (diamput tuku lombok sewu ki digae ngrawu cangkeme bojone po piye?) hahahaha..
Rabu, 08 Juli 2009
"puncak" di Blitarku!!
Banyak orang berduyun-duyun ke puncak untuk refreshing, katanya karena udarannya seger dan dingin (cocok buat anget-anget-an hihi..). Padahal yang pemandangannya bagus dan udaranya seger tu bukan Cuma puncak lho, ya mungkin gara-gara eksploitasi media yang lebai menjadikannya terkenal, di Blitar yang jauh dari keramaian dan tidak dilengkapi mol juga ada lho tempat yang hampir mirip puncak..hehe influencenya puncak deh!. Tepatnya di perkebunan the ‘sirah kencong”, aneh kan namanya bagi kalian, bagi saya juga hehe, letaknya lumayan jauh dari pusat perkotaan, beberapa bulan yang lalu saya mampir kesana bersama teman-teman saya, naek motor..jalan yang ditempuh menuju lokasi kebun tehnya juga tidak seperti di puncak yang jalan-nya sudah di hotmix, kalo di sirah kencong boro-boro diaspal, jalan masih macadam dan batunya pun segede orang-orang yang sombong hihi. Salah satu bentuk ketidakpedulian pemerintah akan asset wisata yang terpencil, huhu..perjalanan yang harus ditempuh di jalan yang berbatu ini hampir sejam, meski halangan dan rintangan berat, itu gak begitu kerasa karena pemandangannya aduhai bagusnya, samping jurang dan hutan yang masihperawan, bebas dari penebangan liar dan mesum hahaha, sesekali ada burung elang yang melintas di samping jurang yang seakan mengingatkan bahwa jalan super jelek, kasian deh loe sambil nyengir deh si elang hehe. Tinggal 1 km perjalanan jalan mulai bagus, di samping jalan dihiasi tanaman-tanaman segar yang pemotongannya terawatt sekali, jadi menambah kesan seger..udarapun semakin dingin dan kampung warga juga sudah mulai ada, kita pun melewati hutan pinus yang sedikit menyeramkan buat saya..ntar ada mak lampir ngesot gimana?hehe. Akhirnya sampe juga di tempat tujuan, motor diparkir dan mulai berkeliling, berfoto ria dan merasakan udara segar khas perkebunan the, wangi dan bersih, ya saya emang belum pernah juga ke puncak, tapi mungkin juga kondisinya gak jauh beda dengan disini, malah lebih bersih mungkin, kalo di puncak kan udah banyak mobil yang tentunya juga polusinya tambah kan bro?banyak vila buat anget-anget juga hihi, kalo disini gak ada vila, adanya gazebo-gazebo kecil gitu..jadi mau dapat anget darimana?:. Oya perkebunan the ini adalah lereng dari gunung kawi yang bosan meletus alias sudah tidak aktiv lagi, jadi jalan ke puncak kebun the maka kita akan bisa melihat dengan jelas kegagahan gunung kawi yang legendaries dengan sebutan “gunung putri tidur” yang konon bentuknya mirip wanita yang sedang tidur, saya gak bisa bayangin kalo wanita ini berdiri, pasti jadi gunung yang tertinggi di dunia ya?haha. Karena hari sudah sore dan cuaca juga sedang mendung, kita pun bergegas pulang, membersihkan bekas makanan dan minuman yang kita bawa ke atas puncak the, turun sambil teriak-teriak deh..hahaha!. kapan-kapan mampirlah ke blitar, nanti saya ajak ke “puncak” hehehe..
Rabu, 03 Juni 2009
Funky Kopral “Funkadelic Rhytmic Distortion”
Beberapa hari yang lalu saya bongkar-bongkar kembali koleksi kaset saya yang jumlahnya buanyak banget..itu belum yang “berlagak pinjam” tapi akhirnya gak pernah kembali ke pangkuan saya..semoga mereka dilaknat. Dalam sesi bongkar-membongkar yang soundtracknya bersin-bersin karena debunya banyak banget, saya nemuin kaset ini..yupz Funky Kopral..ini adalah album kedua mereka tapi tanpa gitaris mereka terdahulu..Kristo. Band ini memang unik, bermain funk layaknya RHCP, Extreme dan band-band funk (bukan punk!) bule lainnya..dan dicampur dengan distorsi ala mereka, cukup ampuh..apalagi permainan bassis mereka “Si lumba-lumba” tidak perlu diragukan lagi kehebatannya. Liriknya juga cukup bagus lho..tidak “cinta melulu” kadang juga diselingi kritikan tapi gak pedas hehe, ada sesi dimana band ini berkolaborasi dengan Ombat-Tengkorak dan Aryo SOG di lagu yang judulnya “drop dead” keren cing..jarang kan band kaya gini di Indonesia, tapi sayangnya band ini udah terbawa selera pasar dan akhirnya malah tertindas oleh banyaknya band-band baru, udah gak kedengeran lagi gaungya..tapi kemaren sempet tau lagunya..sama sekali bukan FunKop yang dulu..menye-menye, apa gara-gara ditinggal Bondan ke Kuliner ya?haha..bukan Bondan itu kale. Oke album ini layak dikoleksi sebagai bukti sejarah kalo Indonesia “pernah” punya band funk yang keren..oya bagi kalian yang cuma tau Extreme karena lagu-nya yang berjudul “more than words” yang juga pernah dikover westlife kalian salah..karena hampir semua album extreme tu funk banget..apalagi yang lagu judulnya “hip today”, bikin kepala manggut-manggut kaya burung (ambigu..haha).
Gride “Discography (1996-2003)”
Grindcore lagi men..tapi yang ini berasal dari negerinya Pavel Nedved yang wajahnya kayak Patrick Swayze itu haha. Album yang berisi kumpulan lagu mereka mulai tahun 1996 sampe 2003, wah saya tahun segitu belum tahu grindcore..taunya Kahitna haha. Ada 35 track tersedia..dan ngebut semua, grindcore anjing euy..soundnya agak cenderung ke drum, mungkin memang itu yang senjata mereka..bukan liriknya, karena saya sama sekali tidak bisa mengikuti liriknya, lha habisnya ditulis dengan bahasa Ceko..kenapa gak ditulis bahasa Arab aja..”ente bahlul!” hihi. Ini juga keren, lagunya sebanyak itu kok hapal ya?heran saya..apalagi vokalisnya, teriak-teriak apa ya?jangan-jangan ngawur..ngawur juga gak bakal ada yang komplain. Hayoo..sapa mau MP3nya?saya punya lho..pergi aja ke stasiun terdekat trus beli tiket kreta ke Blitar..nanti saya kopiin banyak Mp3 keren-keren..eh ribet gak sih kaya gitu?hahaha..GRIDE made in HELL!!
Newborn “Discography”
Sebelumnya terima kasih buat dinna yang mengirimkan MP3 band keren ini ke saya. Katanya sih band ini berasal dari Hungaria, sama dengan holdXtrue..kenapa saya pengen review band ini, padahal album diskografi ini cukup lama lho..sekitar tahun 2004. Agak mirip holdXtrue sih, apa karena dari Negara yang sama dan rekaman di tempat yang sama juga ya?wah gak tau kalo itu..tapi kalo newborn sedikit lebih metal dan melodi gitarnya itu buanyak banget, hampir di setiap part lagu-lagunya diselingi dengan melodi-melodi gitar yang cakep kaya yang ngirim MP3 (cieee dina..hahahahahha). Liriknya mengisahkan tentang kedaan sekitar aja sih, saya paling suka yang “difficulties of crossing a border”, singkat, padat dan penuh aroma melodick metal. Sumpah ini barang bagus lho..hardcore oldskull yang dicocol dengan melodick metal dan sedikit tough guy hardcore, jadinya orang-orang metal juga pasti suka, hardcore kids juga pasti demen dan poseur dengan rambut poni lempar plus sepatu vans plus celana pensil ketat juga pasti akan fallin in love hihi..
Langganan:
Postingan (Atom)